Ingin Memulai akuarium air laut?

Kalau anda termasuk yang beranggapan bahwa akuarium laut lebih mahal dibandingkan dengan akuarium air tawar, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Ikan air laut (dan penghuni laut lainnya) secara umum justru lebih murah dibandingkan dengan ikan air tawar. Jawaban klasik kenapa begitu adalah karena ikan laut tidak perlu dibudidayakan melainkan tinggal dipanen saja.(Tentu saja hal ini kurang bijaksana, justru untuk melestarikan mahluk-mahluk tersebut, para hobiis akuarium laut semestinya tertantang untuk membudidayakannya. Beberapa jenis ikan dan koral diketahui telah berhasil dibudidayakan di akuarium).

Nilai kemahalan akan terjadi pada saat anda melakukan pemilihan terhadap peralatan pendukung. Karena peralatan ini bisa mempunyai kisaran harga dengan rentang variasi harga bisa besar. Meskipun demikian bagi mereka yang senang merakit peralatan sendiri, penekanan biaya bisa dilakukan dengan baik.

Tidak dapat dipungkiri bahwa memelihara akuarium laut memerlukan perhatian lebih dibandingkan dengan memelihara akuarium air tawar, karena seperti diketahui air laut merupakan “larutan kimia” yang terdiri dari berbagai jenis bahan terlarut dengan kadar yang relatif tinggi. Oleh karena itu, sering disebutkan bahwa keberhasilan dalam memelihara akuarium laut sangat ditentukan oleh pengetahuan mengenai sifat kimia air laut dan waktu yang dapat diluangkan untuk merawatnya.

Dalam memelihara aquarium laut alangkah baiknya diawali dengan perencanaan yang baik. Mulailah dengan merancang tema yang akan dihadirikan. Anda bisa memilih antara memelihara akuarium ikan saja, akuarium koral saja , atau akuarium kombinasi antara keduanya. Masing-masing memiliki persyaratan yang relatif berbeda.

Satu hal yang perlu menjadi perhatian, yaitu bersabarlah dalam memulai membangun akuarium laut. Setelah anda menentukan tema dan menyusunnya dan setelah anda mengisinya dengan air laut biarkan akuarium laut tersebut beberapa waktu mungkin sekitar 4hari -1 minggu agar airnya normal dan untuk membentuk ekosistem yang stabil. Jangan buru-buru memasukan mahluk hidup apapun sebelum anda yakin keseimbangan ekosistemnya telah terjalin dengan baik. . Hindari terjadinya “new tank syndrome”, sehingga anda tidak perlu kecewa. Untuk pemula sebainya pilih ikan yang cukup kuat seperti damshell , nemo, atau dakocan. mungkin jika ada ikan balongan (clown fish) bisa dimasukkan dengan jumlah yang terbatas. dan dalam penggunaan pakan bisa menggunakan cacing sutra atau udang rebon beku.

Sebetulnya apa aja sih yang diperlukan untuk membuat sebuah aqua laut ?

Peralatan utama Aquarium laut :

Aquarium
Jelas ini harus ada boo… ukuran yg baik itu minimal 1 meter… tapi kalo mo bikin aqua imut juga bisa.

Sump / Refugium (filter)
Sump itu sebetulnya suatu tempat penampungan air dari aqua utama untuk dibersihkan dari kotoran (dgn skimmer), di netralkan kadar amoniaknya (dgn bantuan skimmer, bioball,dll), diturunkan kadar nitratnya (dgn bakteri atau denitrator), dan di dinginkan suhu airnya (dgn chiller). Selain itu di dalam sump itu sendiri biasanya ada satu ruang yg berfungsi sebagai refugium yg berasal dari kata refugee atau pengungsian, jadi berfungsi sebagai tempat penampungan sementara atau tempat memperbaiki kualitas air atau bisa juga tempat penampungan / stabilisasi ikan atau coral yg baru dibeli. Di dalam refugium itu bisa terdapat live rock dan pasir laut.
Skema sump:


Description of Sump / Refugium Elements
#1

Flexible 1/2″ ID reinforced vinyl tubing from overflow located in main tank.  Hose is held in place using a plastic wire management clamp bonded to the side of the tank.
#2

Bio-Bale Biological Filter material (CPR Industries).  This is used primarily to reduce the splash of the water entering the tank after a vertical drop of approximately 9′ from the tank above.
#3

Removable bottom consisting of 1/2″ eggcrate material.  Eggcrate rests on two strips of clear 1/4″ acrylic 1/2″ x 12″ bonded to the side of the tank and the bottom edge of the baffle.  Clear silicon is used to bond the piece to the glass and the baffle.
#4

Intake baffle box consisting of 1/4″ clear acrylic approximately 4″ x 8″ x 17″h, bonded to the back and end of the tank using clear silicone. (Note:  use only silicone rated for aquarium use, general construction silicone can contain cyanide which may leach into the tank water). The bottom of the baffle is held 2″ above the bottom of the tank and is held down 1″ from the top.  By holding the baffle box down below the top edge of the tank any potential overflow will first flow into the tank and hopefully not the floor.
#5

Main baffles consisting of 1/4″ clear acrylic bonded to the front and back sides and bottom of the tank using clear silicone.  The top edge of each baffle has 1/8″ wide slots 3″ long spaced approximately 1/2″ apart OC.  These slots create the top of the overflow between the chambers while creating a barrier screen to potential critters or other items to be contained with-in the refugium area.  An additional strip of 1/4″ acrylic 1/2″ wide can be boded along the top edge of the baffle to reinforce the slotted tops if desired.
#6

Circulation pump.  This will need to be matched to the system  based on the individual requirements of each system.  Note:  While the diagram does not show a shut-off valve  at the intake from the tank to the pump it is strongly recommended that one be installed.
#7

Coupler connections to allow disconnecting the pump from the system.  The drawing does not show a shut-off valve between the tank and this coupler but one should be included.  This diagram is representational only and is not intended to show the complete plumbing required as each system needs will vary.  Plumbing arrangement has been changed from elevation to plan view to show the pumps and skimmers easier with out obstructing other details.
#8

Shut-off valve.  This can also be used to regulate the water flow.
#9

Flexible 1/2″ ID reinforced vinyl tubing to the main tank  Hose in connected to PVC reducer and held in place with a hose clamp.  Note:  Use only flexible reinforced hose, do not use standard vinyl tubing as vinyl tubing will likely NOT withstand the pressure over an extended period of time.  Flexible hose also reduces the number of 90 degree connections encountered which can restrict flow.
#10

Plenum system.  The main support consist of 1/2″ eggcrate material.  This eggcrate is supported by 1/2″ x 1″ strips of Sintra (an extruded PVC sheet stock) on edge.  The strips do not extend the full width but are short strips staggered to prevent forming sealed pockets.  This strips are bonded to the bottom glass using silicon to prevent their moving during installation.  Note:  1″ OD PVC tubing can also be used to create the the eggcrate spacer / supports.
#11

Plastic window screen mesh.  This mesh is laid directly on top of the eggcrate grid to prevent the base layer material from falling through the grid.  Be sure to get a tight fit and not allow any gaps that will allow material to penetrate.  This same mesh is applied over the top of the base layer to separate the base layer and the Oolitic sand layer.
#12

Base layer of substrate, approximately 1.2″ deep.  This can be crushed coral.
#13

Middle layer of substrate, approximately 1.2 – 1.8″ deep.  This layer consist of Oolitic sand. (Remember the mesh layer over the crushed coral before the Oolitic sand).
#14

Live Sand, approximately 1.2″ deep.  This layer should be well stocked.
#15

Fiji live rock, approximately 45 pounds.
#16

Macro algae.
#17

Water flow path.  This indicates the flow of water from the overflow located in the main tank (in my case this is located upstairs)  The water flows down through the biomass, under the baffle and then over the first overflow baffle.  Inside the main tank / refugium area, powerheads provide additional circulation.  The water flows over the end baffle into the outlet reserve where the circulation pump returns the water to the main tank.  The protein skimmer can also use the outlet reserve to receive and return water to the sump.
#18

Protein Skimmer.  Connected to 1/2″ bulkheads installed in the end of the tank.
#19

Submersible powerhead.  The Red Sea Berlin Turbo XL uses a RIO 2500 powerhead with a custom impeller designed especially for this skimmer.
Notes
The sump tank includes a full hood with standard twin-tube fluorescent lighting.  This lighting is set on timers for a reverse lighting schedule.  In the evening at about the same time when the main tank lighting goes off the sump lighting turns on and turns off in the morning when the main tank lighting comes back on.  The purpose of this reversed lighting schedule is to help off-set the changes in PH that occur in the main tank during the day/night cycle.The refugium area can be stocked with breeding shrimp and other critters that would normally be prayed upon in the main tank.  Unfortunately in my case the location of the tank requires the use of a circulating pump to return the water to the tank.  The use of a pump is detrimental to most of the beneficial xxxxx produced by the reproduction process in the refugium.

The macro algae growth helps to convert Nitrates from the water to xxxxxx.  This can also serve as a growing area for harvesting fresh algae to feed to the herbivores in the main tank.

The water surface in the sump area is held down approximately 3″ from the top to allow additional room in the tank to prevent overflows.  In the event that there is a power failure, etc and the water in the two hoses drains back into the sump it is important to allow enough tank space to accommodate this additional water.

Skimmer
Untuk mengangkat lemak2 dan kotoran yg terkandung di dalam air laut yg bisa mengakibatkan tingginya kadar amoniak, nitrit dan nitrat dgn cara membuat air laut itu menjadi buih atau busa2 halus, kemudian kotoran yg terperangkap dalam buih2 tersebut akan di buang ke tempat penampungan.

Calcium Reactor
Berfungsi sebagai supply kadar kalsium ke dalam air laut, karena air laut membutuhkan kadar kalsium yg tinggi untuk pertumbuhan coral atau binatang2 laut lainnya.

Coil Denitrator
Berfungsi menetralkan kadar nitrat yg berbahaya bagi seluruh mahluk laut yg berada di aquarium tersebut.

Chiller
Berfungsi untuk menurunkan / mendinginkan suhu air laut di aquarium, krn sebagian besar coral dan ikan laut membutuhkan suhu yg cukup dingin untuk kehidupannya.

Pompa air
Berfungsi untuk mengembalikan air dari sump ke aqua utama, pompa juga dibutuhkan oleh skimmer, jadi bisa dikatakan kebutuhan akan pompa bisa lebih dari 1 buah dalam 1 aquarium.

Lain-lain, misalnya : PH / KH tester, Calcium tester, amoniak/nitrit.nitrat tester, thermometer, salinity tester, tambahan2 bahan kimia lainnya sebagai supplemen mineral ke dalam air laut, bioball, bakteri starter.

Lampu
Lampu berperan sangat penting bagi coral dan mahluk lain untuk berfotosintesis
Lampu yang bagus untuk aqua laut adalah lampu yg bisa menirukan sinar matahari dgn ukuran 10 ribu sampai 20 ribu derajat Kelvin.
Contohnya : lampu Metal Halide (MH) 75-150 watt, 20 ribu Kelvin

Dalam mempersiapkan Aquarium laut, dibutuhkan kesabaran yg cukup supaya hasilnya sesuai dgn yg kita inginkan.

Tahapan yang harus dilakukan adalah :

I. Dekorasi dan Pemasangan Peralatan

1. Masukkan pasir laut kasar setebal 1-3 cm ke dasar aquarium, lalu dilapisi dgn pasir laut halus setebal 2-3 cm.
2. Masukkan live rock atau karang hidup lalu susun sesuai dekorasi yg di inginkan.
3. lalu isikan air laut secara perlahan-lahan agar pasir tidak berhamburan kacau balau. Sampai air penuh mendekati bibir aquarium.
4. Siapkan aquarium sump yg posisinya berada dibawah aquarium display (utama)
5. lalu pasang semua perlengkapan, seperti skimmer, bioball, denitrator, calcium reactor dan chiller.
6. Tambahkan pula pasir laut dan liverock di dalam refugium. Bisa juga ditambah rumput asam yg berfungsi untuk menurunkan amoniak/nitrat secara alami.
7. Jangan lupa memasang lampu, karena peran lampu itu sangat penting.

II. Recycling

Jika air laut sudah dimasukkan ke aquarium, maka selanjutnya perlu dilakukan cycling yang bertujuan membersihkan air laut dari kotoran dan zat2 kimia berbahaya dan juga untuk menumbuhkan kehidupan seperti plankton, copepod dan bakteri2 yg dibutuhkan untuk ekosistem air laut. Jangan memasukkan mahluk hidup apa pun selama proses cycling. Untuk mempercepat proses pertumbuhan bakteri, ada pula yang menambahkan bakteri hidup (mis. Bactopur) ke dalam sump pada bagian bioball, dimana bioball itu sebetulnya merupakan tempat berkumpulnya bakteri pengurai.
Cycling dilakukan dgn cara menjalankan aliran air dari aqua utama ke sump disertai dgn menjalankan perlatan lainnya seperti calcium reactor dan denitrator dan jika menurut teori cycling harus dilakukan terus menerus selama kurang lebih 1 bulan lamanya, tapi pada prakteknya ada yg menjalankan cycling hanya 2 minggu atau bahkan 1 minggu.
Tujuan menjalankan proses Cycling itu juga sebetulnya untuk menghidupkan lingkaran proses penguraian amoniak, nitrit dan nitrat oleh bakteri pengurai.
Lingkaran prosesnya adalah : Amoniak itu biasanya dihasilkan oleh kotoran atau sisa2 makanan yg membusuk yg diurai oleh bakteri sehingga menghasilkan amoniak, lalu amoniak ini juga diurai oleh bakteri sehingga menghasilkan nitrit, lalu nitrit itu juga diurai lagi oleh bakteri pengurai nitrit sehingga menghasilkan nitrat yg berbahaya buat kehidupan di aqua.

Jika proses recycling sudah selesai, biasanya ditandai dengan munculnya Copepods, yaitu mahluk2 kecil seperti kutu air berwarna putih yang berenang2 di sekitar permukaan aquarium. Jika sudah muncul copepod maka aqua sudah siap menampung coral dan ikan.

Yang perlu diketahui :
1. Calcium berfungsi menaikkan PH air laut, jika PH tester menunjukan PH yg rendah, lalu dengan menambahkan calcium secukupnya ke dalam air maka PH akan naik kembali.

2. PH yang rendah biasanya disebabkan karena kadar amoniak yang tinggi. PH yg rendah bisa mengakibatkan tewasnya kehidupan di aquarium.

3. Coral atau terumbu karang hanya bisa hidup dgn suhu yang berkisar 22-26 Celcius. Jadi suhu perlu dijaga kestabilannya.


4. Coral bisa hidup sehat jika mendapat cukup calcium dan makanan, sebab coral juga memakan daging, seperti daging udang atau ikan.

5. Rata-rata Ikan hias laut tidak bisa hidup dgn suhu yang terlalu dingin, karena akan terkena penyakit white spot. Itulah sebabnya seringkali ikan dan coral tdk bisa hidup berdampingan.

6. Ikan hias laut ada yang memakan coral, seperti beberapa jenis ikan angel, trigger, dll.

7. Tiap jenis coral atau ikan memiliki sifat dan character sendiri-sendiri yang perlu diketahui supaya tdk terjadi kekacauan di aquarium. Misalnya : ikan badut (clownfish) membutuhkan anemone sebagai tempat tinggalnya dan anemone membutuhkan ikan badut yg membantu mencari makanan buat coral

8. Penambahan jumlah ikan di aquarium sebaiknya dilakukan secara bertahap dan hati2. ikan yg baru tiba biasanya harus dikarantina dulu, karena ikan yang lebih senior biasanya suka menyerang ikan yang baru dan bisa menyebabkan ikan itu tewas.

9. Jika kita menggunakan lampu Metal Halide, maka air aqua akan menjadi panas dan dibutuhkan chiller untuk mendinginkan suhu air. Jadi jika anda menggunakan MH maka anda juga butuh Chiller.

10. Coral akan tumbuh dan berkembang menjadi besar jika cukup mendapatkan sinar yg berasal dari matahari atau lampu MH.

11. Ada bermacam2 Tehnik Skimmer yang perlu diketahui, seperti : tehnik Ventury, Needlewheeler, dll. Gunanya untuk mengetahui skimmer seperti apa yg dibutuhkan oleh aqua anda.

12. Ada bermacam2 Tehknik Filter, seperti : mekanik, biology dan kimiawi. Dan jenis filter pun bermacam2, seperti : wet&dry, under gravel, canister, filter gantung, filter vegetasi, dll. Jadi perlu dipikirkan, filter seperti apa yg dibutuhkan oleh aqua anda.

13. Sekali dalam enam bulan, air laut perlu dikuras dan diganti baru. Jika keseimbangan ekosistem gagal dibentuk, maka pergantian air laut perlu dipercepat, jadi tdk harus menunggu sampai 6 bulan. Jadi disesuaikan dgn kebutuhan.

14. Type sump ada bermacam2, harus ditentukan sump yang sesuai untuk aquarium kita.

15. Peralatan aquarium laut memang tergolong mahal tapi bukan tidak mungkin kita mengakali dengan cara membuat sendiri (Do It Yourself / DIY) peralatan seperti skimmer, calcium reaktor atau denitrator sehingga biaya bisa ditekan semurah mungkin. Cara2 membuat peralatan itu banyak sekali diajarkan di forum2 marine aquarium dan bisa dicontoh secara gratis

Note :
Jangan sekali-kali men setup aquarium laut sendiri jika belum mengerti dan menguasai cara-cara nya karena dijamin pasti gagal dan hanya akan menghabiskan uang anda saja. Pelajari dulu segala sesuatunya barulah anda mulai setup sebuah aquarium laut sesuai selera dan budget anda.

Selamat Mencoba ok…..

About these ads

About khosy
intersting about pets

One Response to Ingin Memulai akuarium air laut?

  1. jack_99 says:

    mau belajar nih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: